Selasa, 13 April 2010

DEFINISI DYSLEXIA

       Disleksia (dyslexia) atau ketidakcakapan membaca dan menulis, adalah jenis lain dari gangguan belajar. Semua istilah disleksia ini digunakan di dalam dunia medis, tetapi saat ini digunakan pada dunia pendidikan dalam mengidentifikasi anak-anak bekecerdasan normal yang mengalami kesulitan berkompetisi dengan temannya di sekolah.
       Ann Bancroft bukan satu-satunya orang tenar yang harus berjuang dengan masalah belajar. Nelson Rockefeller, mantan wakil presiden AS, sangat sulit membaca sehingga dia memilih untuk berpidato tanpa naskah ketimbang harus membacanya. Sosok lain yang dilaporkan menderita disleksia, gangguan perkembangan dalam membaca dimana prestasi membacanya di mana prestasi membacanya jauh berada di level yang diprediksi oleh IQ atau usia, termasuk pahlawan Perang Dunia II Jenderal George Patton, penemu Thomas Edison, dan aktris Whoopi Goldberg.
       Disleksia sangat umum didiagnosa dalam sejumlah besar ketidakmampuan belajar (learning disability), gangguan yang mengganggu aspek tertentu dari capaian sekolah, hasil prestasi yang jauh lebih rendah daripada yang diharapkan dari usia, kecerdasan dan jumlah jam sekolah seorang anak. Jumlah anak yang diklasifikasikan sebagai penderita ketidakmampuan belajar terus meningkat. Empat dari lima anak dengan ketidakmampuan belajar menderita disleksia. Estimasi penyebarannya mulai dari 5 sampai 17,5% populasi sekolah dan gangguan tersebut tampaknya tidak membedakan laki-laki dan perempuan (Papalia, Olds dan Feldman, 2001).

Daftar Pustaka
Papalia Diane. E, Sally Wendkos Olds , Ruth Duskin Feldman. 2001. Human Development eighth edition. New York : Mc Graw Hill
Somantri, Sutjihati. 2005. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar