Penanganan Depresi Masa Kanak-kanak


           Penelitian mengenai keamanan dan efektivitas farmakoterapi untuk depresi pada masa kanak-kanak jauh tertinggal dibanding penelitian untuk orang dewasa. Suatu studi double-blind menemukan bahwa fluoksetin mengurangi simtom-simtom lebih besar dibanding suatu placebo, namun hilangnya simtom-simtom secara penuh merupakan hal yang jarang terjadi. Secara umum, bukti menunjukkan bahwa pwnghambat pengembalian serotonin selektif lebih baik dibanding antidepresan trisiklik. Meskipun demikian, berbagai studi lain menunjukkan bahwa obat-obat antidepresan tidak lebih baik dari placebo pada anak-anak.
Anak-anak usia sekolah kelas lima dan enam menunjukkan perbaikan kondisi depresi setelah menjalani intervensi permainan peran dalam kelompok kecil yang berkonsentrasi pada intruksi dalam keterampilan sosial dan penyelesaian masalah sosial dalam berbagai situasi penuh stress. Pelatihan keterampilan sosial diharapkan untuk membantu anak yang mengalami depresi dengan mengajarkan kepada mereka berbagai cara behavioral dan verbal agar dapat terlibat dalam lingkungan yang menyenangkan dan menguatkan, seperti menambah teman dan bergaul bersama teman-teman sebaya. Berbagai temuan Stark dkk. (1996) mengindikasikan bahwa beberapa anak yang mengalami depresi mengtahui bagaimana berhubungan dengan orang lain secara pantas namun tampaknya tidak dapat mempraktikannya karena adanya berbagai pikiran negative dan ketegangan fisiologis. Hal ini menunjukkan bahwa berbagai intervensi kognitif dan bagi beberapa anak, prosedur seperti pelatihan relaksasi juga dapat bermanfaat. Secara keseluruhan, berbagai penanganan yang mencakup pelatihan keterampilan sosial, penyelesaian masalah dan teknik-teknik kognitif seperti yang digunakan secara berhasil pada orang dewasa terbukti efektif.
Penanganan bagi anak-anak yang mengalami depresi dapat memberikan hasil terbaik dengan menggunakan suatu pendekatan berspektrum luas yang tidak hanya melibatkan si anak, namun juga keluarga dan sekolah. 

Referensi :
Davison, Gerald C., Neale, John M., & Kring, Ann M. (2006). Psikologi Abnormal edisi kesembilan. Jakarta: PT Raja Garfindo Persada.


Comments

Popular posts from this blog

KEPADATAN DAN KESESAKAN

PRO KONTRA INTERNET

Keterbatasan Sosial dan Keterbatasan Fungsi Mental Anak MR