Skip to main content

Pekerjaan di Bidang Psikologi yang Menggunakan Komputer


Banyak kalangan yang berpendapat bahwa saat ini adalah era informasi global, dimana era ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang perangkat utamanya adalah komputer. Kita dapat memanfaatkan komputer dengan beragam cara mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, dan lain-lain. Tujuan penggunaan komputer adalah agar setiap data yang diolah dapat dihasilkan informasi yang cepat, akurat, informatif dan efisien. Hal itulah yang membuat hampir setiap pekerjaan menggunakan koputer, tidak terkecuali dalam ranah psikologi.
Psikologi adalah ilmu yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga bidang pekerjaan yang dapat ditekuni oleh lulusan Psikologi salah satunya adalah dalam bidang penelitian (conduct research), yaitu lulusan psikologi dalam berperan dalam bidang penelitian yang dapat menjadi dasar pengembangan ilmu dan dasar aplikasi ilmu, baik dalam bidang psikologi maupun dalam bidang lain. Subjek penelitian dalam bidang psikologi adalah semua makhluk hidup, baik manusia maupun hewan; sejak dalam kandungan sampai dengan lanjut usia; baik dalam interaksinya dengan makhluk hidup yang lain, maupun dengan mesin, seperti dalam bidang industri dan pendidikan yang berkaitan dengan teknologi informasi. Bidang penelitian juga dapa dilakukan dalam setting laboratorium, tetapi dapat juga dilakukan dalam lapangan, seperti penelitian dalam bidang industri, jalan raya, dan sebagainya yang dapat meneliti perilaku yang muncul secara alami. Pekerjaan dalam bidang penelitian dapat dilakukan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat, Kantor Pemerintah, perusahaan, maupun bekerja mandiri sebagai konsultan.
          Lulusan Psikologi tidak hanya dapat menjadi psikolog (jika sudah menyelesaikan studi di S2 profesi), tetapi juga dapat sebagai ilmuwan psikologi. Menurut HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia), ilmuwan psikologi adalah ahli dalam bidang ilmu psikologi dengan latar belakang pendidikan strata 1 dan/atau strata 2 dan/atau strata 3 dalam bidang psikologi. Ilmuwan psikologi memiliki kewenangan untuk memberikan layanan psikologi yang meliputi bidang-bidang penelitian, pengajaran, supervisi dalam pelatihan, layanan masyarakat, pengembangan kebijakan, intervensi sosial, pengembangan instrumen asesmen psikologi, pengadministrasian asesmen, konseling sederhana, konseling organisasi, perancangan dan evaluasi program. Ilmuwan psikologi dibedakan dalam kelompok ilmu murni (sains) dan terapan.       
Baik psikolog maupun ilmuwan psikologi yang ingin melakukan penelitian dalam laboratorium maupun lapangan, saat menyusun teori dan mengolah data penelitian, peneliti akan menggunakan komputer. Komputer sangat bermanfaat untuk menyimpan data-data penting, pengolahan data dan dapat juga menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang sulit.
Ada beberapa software pula yang mendukung pekerjaan bagi para peneliti, namun yang sering digunakan adalah SPSS karena lebih user friendly. Aplikasi dari SPSS dapat dipergunakan untuk untuk membantu pengolahan data statistika dalam ilmu-ilmu sosial (psikologi, pendidikan, ekonomi, administrasi, dan lain-lain) maupun ilmu eksakta (kedoteran, teknik, pertanian, dan lian-lain). Biasanya SPSS sangat membantu di bidang psikologi ketika peneliti ingin melakukan penelitian dengan metode kuantitatif. Selain dalam pengolahan data penelitian, komputer juga dapat digunakan untuk mengskoring alat tes untuk mengurangi kemungkinan human error, menghindari subjektivitas dalam penginterpretasikan hasil pemeriksaan dan tentunya akan menghemat waktu maupun biaya. Dapat dibayangkan betapa repotnya jika peneliti masih harus menggunakan mesin tik dalam menyusun teori-teori yang ada dan melakukan perhitungan-perhitungan dalam pengolahan data secara manual, hal tersebut pasti akan sangat banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran.
Hal tersebutlah yang membuat banyak peneliti saat melakukan pengolahan data beralih dari perhitungan manual dengan memanfaatkan perangkat lunak komputer untuk menyelesaikan perhitungannya, karena hanya dengan “klik” maka hasil perhitungan dalam pengolahan data tersebut tersaji dengan rapi, objektif dan akurat. Saat ini, selain SPSS terdapat banyak software pengolahan data yang beredar di pasaran, seperti Lisrel, Amos, Systat, Ecostat, Ecosim, Statgraph, Minitab, SAS, SPS, Statistica, dan lain-lain. Banyaknya software-software tersebutlah yang akan sangat membantu pekerjaan psikolog maupun ilmuwan psikologi saat meneliti. Nah, pilihan untuk menggunakan software tersebut dikembalikan kepada peneliti, software mana yang lebih cocok dengan penelitian yang dilakukan dan software mana yang dikuasai oleh peneliti. 

Semoga bermanfaat!! ^_^

Comments

Popular posts from this blog

PRO KONTRA INTERNET

Teknologi elektronik seperti penggunaan komputer dan internet sebagai sarana informasi terlihat nyata telah menjadi kebutuhan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas dalam pergaulan hidup di masyarakat, bahkan teknologi ini sering dikatakan oleh sebagian orang sebagai media tanpa batas (dunia maya). Internet adalah jaringan komputer di seluruh dunia yang dapat berkomunikasi satu sama lain melalui saluran telepon, link satelit, jaringan nirkabel maupun sistem kabel. Oleh karena koneksinya yang dapat menjangkau seluruh dunia ini lah, internet menjadi suatu hal yang penting di era globalisasi. Hingga tidak heran kalau pengguna internet meningkat drastis, seperti yang dipaparkan oleh KEMENKOMINFO (Kementerian Komunikasi dan Informatika) pada tahun 1998 tercatat sekitar 200 juta pengguna dan melonjak drastis sampai pada tahun 2009 tercatat 1,56 miliar pengguna internet. Internet menawarkan berbagai tawaran yang menggiurkan. Hanya dengan satu “klik” maka siapa pun yang memakainya akan …

KEPADATAN DAN KESESAKAN

Kepadatan (densitiy) dan kesesakan (crowding) merupakan fenomena yang akan menimbulkan permasalahan bagi setiap negara di dunia di masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan terbatasnya luas bumi dan potensi sumber daya alam yang dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia, sementara perkembangan jumlah manusia di dunia tidak terbatas. Kesesakan dan kepadatan yang timbul dari perkembangan jumlah manusia di dunia pada masa kini telah menimbulkan berbagai masalah sosial di banyak negara misalnya : Indonesia, India, Cina, dan sebagainya), baik permasalahan yang bersifat fisik maupun psikis dalam perspektif psikologis. Contoh permasalahan sosial yang nyata dalam perspektif psikologis dari kesesakan dan kepadatan penduduk adalah semakin banyaknya orang yang mengalami stres dan berperilaku agresif destruktif. Kepadatan (density) dan kesesakan (crowding) adalah dua dari beberapa konsep gejala persepsi manusia terhadap lingkungannya. kedua konsep ini saling berhubungan dan berkaitan satu sama lainny…

Gangguan Bahasa Ekspresif

Bahasa ekspresif adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara simbolis baik visual (menulis, memberi tanda) atau auditorik. Dalam gangguan berbahasa ekspresif, anak mengalami kesulitan mengekspresikan dirinya dalam berbicara. Si anak tampak sangat ingin berkomunikasi. Namun mengalami kesulitan luar biasa untuk menemukan kata-kata yang tepat. Contoh: si anak tidak mampu mengucapkan kata “balon” ketika menunjuk sebuah balon yang dipegang oleh temannya. Di usia empat tahun, anak tersebut hanya mampu berbicara dengan kalimat yang pendek. Kata-kata yang sudah dikasai terlupakan ketika kata-kata yang baru dikuasai dan penggunaan struktur tata bahasa sangat di bawah tingkat anak seusianya. Pada gangguan bahasa ekspresif, secara klinis kita bisa menemukan gejala seperti perbendaharaan kata yang jelas terbatas, membuat kesalahan dalam kosakata, mengalami kesulitan dalam mengingat katakata atau membentuk kalimat yang panjang dan memiliki kesulitan dalam pencapaian akademik, dan komunikasi sosial,…